Kurikulum Pendidikan

Capaian Pembelajaran

Prodi DIII Teknik Radiodiagnostik dan Radioterapi

  • Kompetensi Utama
    1. Mampu melakukan teknik radiografi rangka tubuh manusia beserta sistem organ didalamnya dengan memilih proyeksi pemeriksaan, faktor eksposi, pesawat sinar-x, alat bantu dan bahan kontras yang sesuai dengan menganalisis indikasi pemeriksaan, kondisi fisik dan psikologis pasien serta mempertimbangkan proteksi radiasi untuk menghasilkan radiograf yang sesuai dengan kriteria radiografi dan fotografi untuk mendukung penegakan diagnosa.
    2. Mampu melakukan teknik CT Scan pada organ kepala, thorax dan abdomen dengan cara memilih posisioning pasien, area scanning, ketebalan irisan, faktor eksposi dan alat bantu yang sesuai dengan menganalisis indikasi pemeriksaan, kondisi fisik dan psikologis pasien serta mempertimbangkan proteksi radiasi untuk menghasilkan citra imejing yang sesuai dengan anatomi crossectional untuk mendukung penegakan diagnosa.
    3. Mampu melakukan teknik MRI pada organ kepala dengan cara memilih posisioning pasien, area scanning, ketebalan irisan, sekuens dan alat bantu yang sesuai dengan menganalisis indikasi pemeriksaan, kondisi fisik dan psikologis pasien serta mempertimbangkan keselamatan kerja untuk menghasilkan citra imejing yang sesuai dengan anatomi crossectional untuk mendukung penegakan diagnosa.
    4. Mampu melakukan scanning dengan ultrasonografi pada organ abdomen, pelvis dan obstetri dengan cara memilih transduser, frekuensi dan alat bantu yang sesuai dengan menganalisis indikasi pemeriksaan, kondisi fisik dan psikologis pasien untuk menghasilkan citra imejing yang sesuai dengan anatomi crossectional untuk mendukung penegakan diagnosa.
    5. Mampu melakukan penyinaran radioterapi eksterna, pra bedah dan afterloading dengan cara menerapkan prinsip verifikasi dosis, memilih posisioning pasien, area penyinaran, dan alat bantu yang sesuai dengan menganalisis hasil perencanaan radioterapi, kondisi fisik dan psikologis pasien serta mempertimbangkan proteksi radiasi untuk menghasilkan penyinaran yang optimum.
    6. Mampu melakukan teknik kedokteran nuklir pada organ ginjal, tyroid dan whole body scan dengan cara memilih radiofarmaka, posisioning pasien, energi radiasi, waktu, akuisisi data dan alat bantu yang sesuai dengan menganalisis indikasi pemeriksaan, kondisi fisik dan psikologis pasien serta mempertimbangkan proteksi radiasi untuk menghasilkan citra imejing yang sesuai dengan fungsi fisiologis untuk mendukung penegakan diagnosa.
    7. Mampu melaksanakan pengelolaan sumber daya manusia, keuangan dan operasional dalam lingkup pelayanan radiologi dan menyusun laporan kinerja tertulis secara komprehensif.
    8. Mampu melakukan program penjaminan mutu di bidang radiologi secara periodik dan mendokumentasikan hasil kinerjanya.
    9. Mampu berkomunikasi secara efektif dan menjunjung sikap apresiatif, partisipatif dan taat pada kode etik profesi radiografer.
    10. Mampu mengelola kegiatan promosi kesehatan sebagai bagian dari proses pendidikan dan pembimbingan bagi masyarakat.
    11. Mampu mengelola, mendokumentasikan dan menganalisis data pemeriksaan radiologi untuk menyusun laporan studi kasus.
  • Kompetensi Penunjang
    1. Mampu memanfaatkan IT untuk kegiatan pelayanan di bidang teknik radiologi.
    2. Memiliki bekal ilmu sebagai pelaku wirausaha.
    3. Menguasai Bahasa Inggris secara aktif baik lisan maupun tulisan.
    4. Mampu berkomunikasi secara profesional dan efektif.
    5. Memiliki kepribadian dan budi pekerti yang luhur untuk mendukung etos kerja yang tinggi.

Prodi DIV Teknik Radiologi

  • Kompetensi Utama
    1. Mampu melakukan teknik radiografi rangka tubuh manusia beserta sistem organ didalamnya dengan memilih proyeksi pemeriksaan, faktor eksposi, pesawat sinar-X, alat bantu dan bahan kontras yang sesuai dengan menganalisis indikasi pemeriksaan, kondisi fisik dan psikologis pasien serta mempertimbangkan proteksi radiasi untuk menghasilkan radiograf yang sesuai dengan kriteria radiografi dan fotografi untuk mendukung penegakan diagnosa.
    2. Mampu melakukan teknik CT Scan pada organ kepala, thorax dan abdomen dengan cara memilih posisioning pasien, area scanning, ketebalan irisan, faktor eksposi dan alat bantu yang sesuai dengan menganalisis indikasi pemeriksaan, kondisi fisik dan psikologis pasien serta mempertimbangkan proteksi radiasi untuk menghasilkan citra imejing yang sesuai dengan anatomi crossectional untuk mendukung penegakan diagnosa.
    3. Mampu melakukan teknik MRI pada organ kepala dengan cara memilih posisioning pasien, area scanning, ketebalan irisan, sekuens dan alat bantu yang sesuai dengan menganalisis indikasi pemeriksaan, kondisi fisik dan psikologis pasien serta mempertimbangkan keselamatan kerja untuk menghasilkan citra imejing yang sesuai dengan anatomi crossectional untuk mendukung penegakan diagnosa.
    4. Mampu melakukan scanning dengan ultrasonografi pada organ abdomen, pelvis dan obstetri dengan cara memilih transduser, frekuensi dan alat bantu yang sesuai dengan menganalisis indikasi pemeriksaan, kondisi fisik dan psikologis pasien untuk menghasilkan citra imejing yang sesuai dengan anatomi crossectional untuk mendukung penegakan diagnosa.
    5. Mampu melakukan penyinaran radioterapi eksterna, pra bedah dan afterloading dengan cara menerapkan prinsip verifikasi dosis, memilih posisioning pasien, area penyinaran, dan alat bantu yang sesuai dengan menganalisis hasil perencanaan radioterapi, kondisi fisik dan psikologis pasien serta mempertimbangkan proteksi radiasi untuk menghasilkan penyinaran yang optimum.
    6. Mampu melakukan teknik kedokteran nuklir pada organ ginjal, tyroid dan whole body scan dengan cara memilih radiofarmaka, posisioning pasien, energi radiasi, waktu, akuisisi data dan alat bantu yang sesuai dengan menganalisis indikasi pemeriksaan, kondisi fisik dan psikologis pasien serta mempertimbangkan proteksi radiasi untuk menghasilkan citra imejing yang sesuai dengan fungsi fisiologis untuk mendukung penegakan diagnosa.
    7. Mampu menyajikan citra imejing yang tepat terkait problem dan diagnosa pemeriksaan dengan melakukan analisis terhadap kondisi pasien, proyeksi pemeriksaan, faktor dan parameter kualitas yang memanfaatkan teknologi radiografi, CT-Scan, MRI, kedokteran nuklir, ultrasonografi maupun penyinaran dengan radiasi.
    8. Mampu mengelola pelayanan di bidang radiologi yang akuntabel dan dapat dipertanggungjawabkan terhadap pengguna pelayanan dan masyarakat.
    9. Mampu beradaptasi terhadap situasi dan dinamika pelayanan pasien di bidang teknik radiologi dan isu-isu kesehatan yang ditangani dalam suatu tim kerja dengan tetap mengedepankan kode etik profesi radiografer.
    10. Mampu berperan sebagai evaluator protokol pemeriksaan teknik radiologi atau analis untuk memecahkan masalah teknik radiologi sederhana di bidang tertentu melalui pendekatan prosedural/sebagai pendidik di bidang teknik radiologi.
    11. Mampu menyajikan beberapa alternatif solusi dalam permasalahan di bidang teknik radiologi yang dapat digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan secara tepat.
    12. Mampu mendiseminasikan kajian penelaahan masalah teknik radiologi, prosedur pemeriksaan atau perubahan terhadap parameter pemeriksaan terhadap kualitas citra secara akurat dalam bentuk laporan atau kertas kerja.
    13. Menguasai prinsip-prinsip teknik pemeriksaan radiologi, parameter pemeriksaan, modalitas imejing, fisika, alat bantu, bahan kontras, anatomi, fisiologi, patofisiologi, pengolahan citra dan prinsip proteksi radiasi.
    14. Menguasai konsep dasar pengendalian mutu untuk melakukan program quality assurance & control bidang teknik radiologi sehingga mampu memberikan rekomendasi terhadap permasalahan jaminan mutu yang muncul pada lingkup bidang tugasnya.
    15. Bertanggung jawab pada pekerjaan bidang teknik radiologi secara mandiri dan dapat diberi tanggung jawab atas pencapaian hasil kerja kelompoknya.
  • Kompetensi Penunjang
    1. Mampu memanfaatkan IT untuk kegiatan pelayanan di bidang teknik radiologi.
    2. Mampu mengaplikasikan Kewirausahaan di bidang Radiografi.
    3. Menguasai Bahasa Inggris secara aktif baik lisan maupun tulisan.
    4. Mampu berkomunikasi secara profesional dan efektif.
    5. Memiliki kepribadian dan budi pekerti yang luhur untuk mendukung etos kerja yang tinggi.