Offline Fun Day: Edukasi dan Aksi Kolektif
Kab. Semarang – Telah dilaksanakan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dengan tema “Offline Fun Day: Edukasi dan Aksi Kolektif Karang Taruna dalam Mencegah Adiksi Digital Pada Remaja di Desa Sumbo Ungaran Barat” yang dilaksanakan di balai RW 6 Sumbo pada Minggu 26 Juli 2026 untuk mencegah Adiksi dilakukan dengan memberikan paparan bahaya adiksi internet melalui Imaging MRI di Otak, dan salah satu cara mengisi waktu remaja pada karang taruna desa Sumbo agar tidak selalu bermain Media Internet dengan memberikan kegiatan seperti Menanam kaktus dalam gelas (terarium kaktus) sebagai seni menghias media kaca transparan berisi pasir, batu hias, dan kaktus mini, PKM dilaksanakan oleh Dosen Prodi Teknologi Radiologi Pencitraan Jurusan Teknik Radiodiagnostik dan Radioterapi Poltekkes Kemenkes Semarang, Yeti Kartikasari, ST, M.Kes, Emi Murniatai, SST, M.Kes, Novia Putri Tsania, S.Tr. Kes, M.Tr.ID dan dibantu mahasiswa Raras Puji Astuti, Naylla Ariska Anwar, Silmi Auliafathrani.
PKM diawali dengan edukasi mengenai bahaya adiksi internet melalui pemanfaatan Magnetic Resonance Spectroscopy (MRS) untuk mendeteksi perubahan metabolit otak akibat penggunaan internet secara berlebihan. Materi ini bertujuan meningkatkan pemahaman remaja tentang pentingnya penggunaan teknologi secara sehat dan seimbang. Sebagai bentuk implementasi kegiatan positif di luar dunia digital, peserta kemudian mengikuti workshop pembuatan terrarium kaktus, yaitu seni menghias media kaca transparan menggunakan pasir, batu hias, dan kaktus mini. Aktivitas ini bertujuan mengembangkan kreativitas, melatih konsentrasi, serta memberikan alternatif kegiatan produktif yang dapat mengurangi ketergantungan terhadap gawai. Sebagai bentuk dukungan keberlanjutan program, tim PKM menyerahkan Paket Aktivitas Kreatif Remaja berupa perlengkapan melukis dan paket origami kepada Karang Taruna Desa Sumbo agar dapat dimanfaatkan dalam berbagai kegiatan positif selanjutnya. Kegiatan mendapat sambutan hangat dari para peserta. Perwakilan Karang Taruna Desa Sumbo, Ajeng dan Hafidz, menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan wawasan baru mengenai dampak adiksi digital sekaligus menginspirasi remaja untuk mengisi waktu luang dengan aktivitas yang lebih kreatif, produktif, dan bermanfaat.





















