Mahasiswa Prodi Teknologi Radiologi Pencitraan, Poltekkes Semarang, Raih Gelar Champion Novice Tier pada 12th National Health Polytechnic English Olympic (NHPEO) Mandalika 2025
Mahasiswa Program Studi Teknologi Radiologi Pencitraan Program Sarjana Terapan, Jurusan Teknik Radiodiagnostik dan Radioterapi, Poltekkes Kemenkes Semarang, atas nama Bagas Nugraha Saputra, berhasil meraih prestasi membanggakan dalam ajang 12th National Health Polytechnic English Olympic (NHPEO) Mandalika 2025 yang diselenggarakan oleh Poltekkes Kemenkes Mataram pada 9–11 September 2025. Bagas bersama rekannya, Annisa Rizka (Program Studi Gizi), berhasil meraih gelar Champion Novice Tier dalam cabang lomba debat bahasa Inggris yang diikuti hampir 40 tim delegasi dari Poltekkes Kemenkes seluruh Indonesia, setelah melalui tiga babak penyisihan, semifinal, dan grand final.

Kompetisi debat NHPEO tahun ini menghadirkan mosi-mosi yang erat dengan isu kesehatan aktual, antara lain mental health, doctors’ rights, telemedicine, anti-aging, value-based healthcare, lifestyle, traditional medicine, hingga pregnancy contract. Topik tersebut menuntut mahasiswa untuk berpikir kritis, menyusun argumen berbasis ilmiah, serta mengasah kemampuan komunikasi lintas perspektif. Keberhasilan Bagas Nugraha Saputra dalam kompetisi ini membuktikan bahwa lulusan bidang radiologi tidak hanya unggul dalam teknologi radiologi pencitraan, tetapi juga mampu menguasai soft skills yang penting bagi tenaga kesehatan, seperti public speaking, critical thinking, dan pemahaman multidisipliner terhadap isu-isu kesehatan.
Selain kompetisi, kegiatan NHPEO Mandalika 2025 juga memperkaya pengalaman para peserta melalui city tour ke Sirkuit F1 Mandalika, Pantai Kuta Mandalika, dan Desa Sade. Ajang ini juga menjadi ruang strategis bagi mahasiswa untuk membangun jejaring dengan delegasi Poltekkes Kemenkes se-Indonesia, menjalin relasi yang produktif, serta memperkuat jembatan koneksi antar institusi. Lebih jauh, kemenangan Bagas turut berkontribusi dalam mengantarkan Poltekkes Kemenkes Semarang meraih peringkat 9 besar dalam NHPEO ini, berkat raihan prestasi di berbagai kategori lomba, termasuk story telling, speech, dan poster. Prestasi ini diharapkan menjadi inspirasi bagi mahasiswa Jurusan Teknik Radiodiagnostik dan Radioterapi untuk terus berprestasi dan meneguhkan identitas sebagai tenaga kesehatan profesional yang kompeten, komunikatif, serta adaptif menghadapi tantangan global.





















